RSS

Obat terbaik..

10 Nov

jiwaDokter : Mas, Mohon maaf kami katakan, bahwa kaki anda harus segera diamputasi apabila anda ingin selamat dari penyakit lainnya

Pasien : Apakah anda yakin hal tersebut dapat menghilangkan penyakit saya dok?

Dokter ; Ya, untuk kebaikan anda maka dengarkan lah nasihat saya ini

Pasien : Baik, saya percaya kepada dokter, karena dokter adalah dokter spesialis, pun juga dokter pribadi Presiden.

….(dokter mengambil surat persetujuan)..

Dokter : silahkan tanda tangan disini

Pasien : wovnrugnvnworiewgwvnc biavoihvncx (Bunyi pena..)

Sahabat, mungkin ada yang bertanya kepada pasien. Kenapa anda rela menerima keputusan dokter dan pasrah begitu saja? Ini adalah fenomena yang sering kita lihat dilingkungan sekitar kita.

Namun yang perlu kita renungkan adalah, mengapa banyak diantara kita yang sulit menerima keputusan Allah? Masih banyak diantara kita yang berontak dengan hukum Allah

Allah berfirman,

إِنَّمَآ إِلَٰهُكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۚ وَسِعَ كُلَّ شَيۡءٍ عِلۡمٗا ٩٨

Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu” (Toha : 98)

Dan Allah juga berfirman,

۞وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلۡغَيۡبِ لَا يَعۡلَمُهَآ إِلَّا هُوَۚ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۚ وَمَا تَسۡقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعۡلَمُهَا وَلَا حَبَّةٖ فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡأَرۡضِ وَلَا رَطۡبٖ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٖ ٥٩

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz) (Al-An’am : 59)

Mengapa, Banyak orang yang percaya dengan ilmu manusia seperti dokter di atas namun ragu-ragu dengan ilmu Allah?

Allah juga berfirman,

أَلَا يَعۡلَمُ مَنۡ خَلَقَ وَهُوَ ٱللَّطِيفُ ٱلۡخَبِيرُ ١٤

Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui (Al-Mulk : 14)

Sahabata, Allah lebih mengetahui tentang kita, tentang masa depan kita, bagaimana membuat kita bahagia, dan kunci ketenangan dan ketentraman hati kita.

“Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui”

Sahabat, manusia tidak bisa mengahui apa yang terbaik bagi dirinya kecuali kembali kepada Allah. Bukankah diantara kita banyak yang berasa baik-baik saja hari ini padahal dalam tubuhnya sudah terdapat kanker stadium 2? Dia tidak tau apa yang terjadi dalam dirinya, begitupun dengan jiwanya, hatinya, dan kunci kebahagian hidup nya.

“Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui”

Sabahat, Ketika Allah menurunkan perintah dan larangan maka itu untuk kebaikan kita sendiri

Allah berfirman,

وَيُحِلُّ لَهُمُ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيۡهِمُ ٱلۡخَبَٰٓ ١٥٧

Nabi menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk (Al-A’raf : 107)

Artinya, Allah yang lebih mengetahui ketika mengharamkan riba, itu karena Allah tau riba dapat merusak diri kita, istri kita, anak kita, dan keluarga kita. Ketika Allah mengharamkan zina itu karena Allah tau bahwa zina akan menghancurkan diri kita, keluarga kita. Ketika Allah menghramkan minuman keras, karena Allah tau hal itu dapat merusak manusia. Ketika Allah memerintahkan kita menutup Aurat, itu Karena Allah tau budaya buka-bukaan dapat merusak umat manusia.

“Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui”

Allah akan jelaskan, tapi mungkin tidak secara langsung, Allah akan menjelaskan hikmahnya tapi mungkin tidak secara terang-terangan.

Seseorang yang membantah perintah Allah, ibarat anak kecil yang sedang bermain dengan pisau lalu ibunya melarang anaknya, lalu anak tersebut menangis

Kenapa ibunya melarang? Kenapa Anak tersebut menangis? Kita pasti tau jawabannya.

Ketika ibu tersebut melarang anaknya bukan berarti dia ingin mencelakakan anaknya, memenjarakannya, bukan pula memutuskan kebahagian anak, namun karena ibu tau bahwa hal itu dapat mencelakan anak,

Lalu kenapa anaknya nangis? Karena anak tersebut tidak tau bahwa itu dapat mencelakakn dirinya sendiri

Allah berfirman,

إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومٗا جَهُولٗا ٧٢

Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh (Al-Ahzab : 72)

Manusia itu bermaksiat namun mereka tidak tau dampak kedzolimannya, manusia melakukan kemungkaran namun tidak tau dampak dari kemungkaran, dia tertawa hari ini, dia mungkin mencemooh kebenaran hari ini, tapi dia tidak tau dampak atau efek negetif yang menghantui dia saat dia melakukan kemungkaran itu. Karena manusia itu zalim dan amat bodoh.

Wallahu ‘alam bishowab

Faedah Kajian Ustad Muhammad Nuzul Dzikriy Lc

________________

Wisma Darus Sholihin, Senin 10 Nov 2014, 11.06

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 November 2014 in Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: