RSS

Pembantu yang Kaya Raya

31 Jan

Ahmad Muhaimin Alfarisy

Woman Counting Money. Image shot 2008. Exact date unknown.Well, dua hari yang lalu saya bersama ibu datang bertamu menuju sebuah rumah super mewah yang berada di belakang komplek. Ibu hanya sekedar menemani saya ketika itu, yang memang punya sedikit kepentingan untuk mengurus berkas. ‘alaa kulli hal, Ibu RT yang ingin saya temui sedang tidak di rumah. Kerja ianya. Setidaknya itu kata pembantunya. Satu-satunya penghuni rumah mewah itu yang ada pagi itu. Kami pun berjanji untuk datang lagi malam hari, dan Alhamdulillah… selepas magrib beliau ada.

Wajahnya kelelahan, mungkin karena baru pulang. Tampil modis ala wanita karir yang necis. Kulit mukanya bening, dengan alis yang agaknya telah ditebang lalu dilukis sesuka hati. Tebal, karena goresan pensil warna mirip punya Shofie –keponakan saya0. Ohya, wajahnya memang sangat kelelahan. Ia mengeluh letih pada ibu saya. Baru pulang dari kantor katanya.

Di belakangnya, ada sang pembantu yang kami temui tadi pagi.

Saya tersenyum…..

—————————

Begitulah dunia. Ia memperbudak kita tanpa kita sadari…

Lihat pos aslinya 663 kata lagi

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31 Januari 2015 in Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: